RAPAT KERJA FAKULTAS PSIKOLOGI: REKTOR UIN JAKARTA INGATKAN PENTINGNYA INOVASI DI BIDANG PSIKOLOGI

Pengembangan Fakultas Psikologi ke depan mesti diarahkan pada peningkatakan profesionalitas, produktifitas, inovasi, dan sikap kerja. Proses belajar mengajar dengan bilingual (Indoneisa-Inggris atau Indonesia-Arab) perlu segera dirintis. Demikian juga konsep kampus ramah lingkungan (green campus) juga perlu diwujudkan. Selain itu, peningkatan mutu layanan akademik juga perlu ditingkatkan. Terobosan ini perlu dilakukan mengingat tantangan di era revolusi industri 4.0 sangat berat.

Yufi Adriani M.Psi Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Rektor Amany Lubis, Dr. Zahrotun Nihayah M.Si dan Prof. Dr. Abdul. Mujib, M.Ag

Demikian arahan Amany Lubis Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ketika membuka Rapat Kerja Fakultas Psikologi di Pondok Indah. Rapat Kerja ini berlangsung dua hari, Senin-Selasa (1-2/7/2019) dengan tema Peningkatan Profesionalitas, Produktifitas, dan Sikap  Kerja Melalui Moderasi Beragama di Era Revolusi Industri 4.0. Turut hadir dalam rapat kerja ini Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi S1 dan S2, Kabag TU beserta jajarannya, Ketua Pusat Layanan Psikologi (PLP), Ketua Pusat Kajian Psikologi Islam, Abdul Mujib, Ketua Pusast Kajijan Psikometeri Terapan Bahrul Hayat, dan para karyawan.

Menurut Amany, tema rapat kerja tersebut sangat relevan dengan kebijakan Kementerian Agama untuk melakukan moderasi beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Fakultas Psikologi UIN Jakarta  memiliki tanggungjawab untuk menerjemahkan kebijakan tersebut dalam bentuk kebijakan strategis dan program yang operasional di tingkat fakultas.

Rektor UIN Jakarta juga menekankan pentingnya inovasi di bidang psikologi. Menurut Amany produktifitas hanya terbatas pada penyelesaian dan pencapain tugas, namun belum tentu mereka yang produktif mampu berinovasi. Sebab untuk melakukan inovasi, diperlukan wawasan dan bacaan yang luas. Oleh karena itu, baik dosen maupun tenaga kependidikan Fakultas Psikologi harus gemar membaca untuk bisa produktif dan inovatif.

Selain itu Rektor juga berpesan untuk meningkatkan konsep kampus ramah lingkungan (green campus). Menurut Rektor, kondisi kampus UIN Jakarta, khususnya kampus satu, saat ini sudah kurang ramah lingkungan sebagai akibat dari emisi kendaraan. “Setiap hari terdapat sekitar 11 ribu kendaraan roda dua dan roda empat keluar masuk kampus  satu. Dengan demikian, dapat dipastikan kondisi udara kampus tercemar oleh emisi kendaraan”, ucap rektor.

Dalam sambutannya,  Rektor  juga menyampaikan rencana pengembangan UIN Jakarta ke depan. Menurut Rektor, UIN Jakarta saat ini tengah menyiapkan peralihan status dari BLU ke PTNBH. Dengan status PTNBH, intinya perguruan tinggi  harus mandiri dalam hal penggalangan dana, kerjasama,  dan efisiensi penggunaan anggaran.

Terkait dengan rencana pengembangan infrastruktur kampus satu dan kampus dua, Rektor mengatakan akan dibangun jalur bawah tanah yang menghubungkan kampus satu dan kampus dua. Dalam hal ini, UIN Jakarta akan menjalin kerja sama dengan ahli ruang bawah tanah yang selama ini terlibat dalam pembangunan Mass Rapid Transport (MRT) Jakarta.  “Kementerian Agama telah menetapkan kebijakan untuk penguatan tujuh UIN se-Indonesia, termasuk  UIN Jakarta. Salah satu pengautan dan pengembangan yang akan kita lakukan di UIN Jakarta adalah pengembanan infrastruktur yang menghubungkan kampus satu dan kampus dua”, ucapnya.

Di akhir sambutannya, Rektor berpesan kepada seluruh peserta rapat kerja tentang pentingnya bekerja dengan ikhlas. Alumni Al-Azhar University tersebut mengutip sebuah hadis: “ Semua manusia akan binasa kecuali orang yang berilmu. Semua orang berilmu akan binasa kecuali orang yang mengamalkan ilmunya. Orang yang mengamalkan ilmunya akan binasa kecuali orang yang ikhlas. Mereka yang ikhlas masih dalam kekhawatiran yang agung”.

Sementara itu Zahrotun Nihayah Dekan Fakultas Psikologi mengatakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas Psikologi tahun ini adalah meningkatnya kompetensi dan profesionalitas lulusan. Idikator lainnya adalah meningkatnya kuantitas dan kualitas penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.

“Untuk mencapai IKU ini, diperlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh jajaran pimpinan fakultas serta staf Fakultas Psikologi. Oleh karena itu, melalui rapat kerja ini, mari kita tingkatkan profesionalitas, produktifitas, dan sikap kerja”, ucap Nihayah.

Dr. Fatchiah E. Kertamuda, M.Sc Dan Yufi Adriani, M.Psi Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum

Acara Rapat Kerja Fakutlas Psikologi juga diisi dengan mengundang nara sumber Dr. Fatchiah E. Kertamuda, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Paramadia. Fatchiah menyampaikan tema Pengembangan Fakultas Mengahadapi Tantangan Revolusi Industru 4.0.