PROF. DR. ACHMAD SYAHID, DIHARAPKAN DAPAT MEMBERI SENTUHAN KEISLAMAN DI FAKULTAS PSIKOLOGI

Fakultas Psikologi UIN Jakarta mendapatkan tambahan guru besar baru, yaitu Prof. Dr. Achmad Syahid. Guru besar bidang Pemikiran Islam ini merupakan guru besar kedua, setelah Prof. Bambang Suryadi, PhD, di Fakultas Psikologi yang ditetapkan oleh Mendikbud Nabiel Makarim pada tahun 2020 ini. Bidang keilmuan Prof. Dr. Achmad Syahid MA yaitu pemikiran Islam diharapkan dapat memberikan warna tertentu terutama terkait integrasi keilmuan dalam kajian psikologi dan Islam di UIN Jakarta. Berikut adalah riwayat singkat Prof. Dr. Achmad Syahid.

Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid, M.A. adalah Guru Besar pada Program Magister Psikologi Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengawali pendidikan di MI dan MTs al-Ma’arif Banyuwangi, PGAN Situbondo, IAIN Jember, UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Meraih Penghargaan Juara I Penataran P4 di IAIN Jember pada 1988. Juara Peringkat II Diklat Pra-Jabatan pada Departemen Agama Jawa Timur pada 1994. TAF Awardee (2006) melakukan riset untuk kepentingan disertasi ke NUS Singapore, Pusat Bahasa dan Budaya serta UKM Malaysia. Memperoleh Presenter terbaik pada AICIS 2015. Telah meraih penghargaan 20 Tahun sebagai PNS.

Menjalani program sandwich ke Leiden University, Belanda (2011) dan training manajemen di Tokyo University, Jepang (2013) dan Malaysia (2013). Studi banding penyelenggaraan pendidikan ke Thailand, Vietnam dan Kamboja (2014). Training AUN-QA di Bangkok (2015). Kunjungan kerja untuk Penyelenggaraan Kerjasama Pendidikan Tinggi ke Manila – Philippine (2018-2019), Korea Selatan (2018-2019), Moskow (2019), Belanda dan Belgia (2019). Selain dosen, aktif menulis, meneliti, pembicara, konsultan dan pengabdian-pengembangan kepada masyarakat.

Beberapa makalah, artikel dan prosiding yang telah dipublikasikan di antaranya adalah “Al-Madhahib al-Sufiyah fi Falimbani fi al-Qarnain al-Thamin Ashr wa al-Tasi’ Ashr”, Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies, Vol. 8, No. 2, (2001); “Sufistikasi Kekuasaan pada Kesultanan Riau-Lingga Abad XVIII-XIX M”, Ulumuna, Volume IX, Edisi 16, Nomor 2, (Juli-Desember 2005); “Peran Ulama dan Adat dalam Proses Pengambilan Keputusan di Aceh Pasca Tsunami” (Riset BRR-2005); “Perilaku Radikal Mahasiswa PTAI – Faktor dan Tendensi Psikologis Mahasiswa UIN Jakarta”, AICIS (2015); “Minahasa dan Nusa Utara – Sebuah Episentrum untuk Eksplorasi Studi Multidimensional dan Transdimensional pada Tingkat Lanjut” (2016); “Being More Psychologically Healthy: The Concept of Mental Health According to Zakiah Daradjat and its Application in Islamic Educational Institutions” (Jurnal Ta’dib, 2016); Bersama Jeane Marie Tulung menulis, “Quality Assurance and Accreditation in Religious Higher Education: Indonesian Cases” (Journal IJHSSI, 2017); Bersama Solicha, Olivia Wuwung dan Jeane Marie Tulung, menulis “Beyond Indoctrination: Study of the Juxtaposition of Madrasah Capacity in East Jakarta and Christian School in North Sulawesi” (ICEMS, 2017); Bersama Solicha menulis “Because Everybody is Special: The Profile of Madrasah with Inclusive Education in Indonesia” (DDIMS, 2017); “Al-Ṣumūd wa al-takayyuf wa al-tathāquf: Ta‘bīr ‘an huwīyat al-‘ulamā’ fī al-manfá bi Kampung Jawa Tondano”, Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies, Volume 24, Nomor 3 (2017) (index by Scopus, Q2). Bersama Muhammad Fadhel Yafie, Solicha dan Achmad Syahid, ”Muslim Prejudice: Study the Effects of Religiosity, Fudamentalism, Religious Quest dan Social Domination Orientation”, 2nd International Conference on Islam, Science and Technology (ICONIST 2019) (Atlantis Press, 25 February, 2019). Bersama Intan Hanifatunisa menulis ”A Post-Traumatic Growth of The Jemaat Ahmadiyah in Indonesia: The Effect of Positive Religious Coping, Resiliency and Social Support”, Proceedings of the 1st International Conference on Religion and Mental Health (ICRMH 2019), 18 – 19 September 2019, Jakarta, Indonesia (European Union Digital Library, 12 Maret 2020. Bersama Widowati Pusporini, Cepi Triatna, Achmad Syahid dan Cecep Kustandi, ”Is the Education Quality in Indonesia Equal? An Analysis on the Findings of Principal Partnership Program”, European Journal of Educational Research, Volume 9, Issue 3 (15th July, 2020), pp. 935-942 (index by Scopus dan Schimago).

Sedangkan dalam bentuk buku dan bab buku atau bab entri ensiklopedia adalah menjadi penyumbang artikel dan editor Riuh di Beranda I: Peta Kerukunan Umat Beragama 2001- Serie 1 (Jakarta: Pusat Kerukunan Beragama, 2001); penyumbang artikel dan editor Riuh di Beranda I: Peta Kerukunan Umat Beragama 2001- Serie 2 (Jakarta: Pusat Kerukunan Beragama, 2003); menulis entri “Alie Yafie”, “Daar al-Tauhid”, “Melayu” dan “Saifuddin Zuhri” dan menjadi Redaksi Pelaksana bersama Idris Thaha, Ensiklopedi Islam, Jilid 1 sampai 7 (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 2005). Menjadi editor (bersama Choirul Fuad Yusuf), Pemikir Pendidikan Islam: Biografi Sosial-Intelektual (Jakarta: Pena CitaSatria, 2007). Menulis Pemikiran Politik dan Tendensi Kuasa: Raja Ali Haji dalam Muqaddimah fi Intidzam dan Tsamaratul Muhimmah (Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan, 2009). Menulis artikel “Memperkuat Sistem, Mempertajam Visi Pemikiran Pendidikan Prof. Dr. Mastuhu, M.Ed”, dalam M. Amin Haedari (ed.), Pemikir Pendidikan Islam: Biografi Sosial Intelektual, JIlid II (Jakarta: Balitbang Diklat, 2010). Menjadi editor bersama Fahrurazi, karya Ali An Sun Guen, Islam Damai di Negeri Asia Timur Jauh: Meneropong Penyebaran dan Dinamika Islam di Korea (UIN Jakarta Press, 2011); Salah satu kontributor – bersama Prof. Dr. Hasan Mu’arif Ambary – sub bab “Respon Muslim terhadap Kolonialisme” di dalam Prof. Dr. Azyumardi Azra dan Dr. Jajat Burhanuddin (ed), Indonesia Dalam Arus Sejarah: Kedatangan dan Peradaban Islam (Jakarta: Ichtiar Baroe van Hoeve-Kementerian Pendidikan Nasional, 2012); Salah satu kontributor “Konsepsi Politik Islam dalam Kitab-Kitab Melayu Nusantara” dalam Taufik Abdullah dan Endjat Djaenuderadjat (ed.), Ensiklopedi Sejarah Kebudayaan Indonesia: Tradisi, Intelektual, dan Sosial, Jilid 2 (Jakarta: Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud RI, 2015); bersama Dan Moulton, Cecep Rustana, I Made Sumertajaya, Overview Pendidikan Islam di Indonesia (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, 2014-ACDP 2015); “Harun Nasution – Antara Risalah Ilmiah dan Risalah Diniyyah”, dalam Suwito, Abdul Ghani Abdullah, et.al, Pengembang Islam dan Budaya Moderat (Jakarta: YPM, 2016); anggota tim penulis Skill Enhancement in Madrasah Aliyah in Indonesia (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, 2014- ACDP, 2017); “Pesantren: Pendidikan Islam Dulu, Kini dan Masa Depan”, R Siti Zuhro dan Zainuddin Maliki (ed), Membangun Negeri Memihaki Diri Sendiri (Surabaya: Hikmah Press, November 2017); bersama Ikhwan Luthfi, Ilmi Amalia, Akhmad Baidun, Diskursus Psikologi Islam di Indonesia (Jakarta: UIN Jakarta Press, 2018); Islam Nusantara: Relasi Agama-Budaya dan Tendensi-Tendensi Kuasa Ulama (Jakarta: Rajawali Press, 2019); “Lukman Hakim Saifuddin: Pembawaan Normatif, Kebijakan Inklusif dan Legasi Prestasi”, Prolog dalam Lince Sihombing et. al. (ed.), Gagasan Kinerja Lukman Hakim Saifuddin: Moderasi Beragama dan Transformasi Kelembagaan Pendidikan (Jakarta: Ditjen Bimas Kristen, 2019). Bersama Jeane Marie Tulung, Achmad Syahid, Yanice Janis dan Yan O Kalampung (ed.), Generasi Milenial: Diskursus Teologi, Pendidikan, Dinamika Psikologis dan Kelekatan pada Agama di Era Banjir Informasi (Jakarta: Rajawali Press, 2020).

Pernah menjabat Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Psikologi UIN Jakarta (2002-2007), Ketua LPM UIN Jakarta (2007-2016), Ketua FSDAL UIN Jakarta (2016-2017), Tim Penyeleksi (Reviewer) Beasiswa LPDP (2016-2018), Ketua Pengembang LAM Keagamaan Kementerian Agama (2017-sekarang), Ketua IU-PDKLN Kementerian Agama (2018-sekarang), Wakil Sekretaris SC Pengembang Digital University (2020), Tim Penyusun Bahan dan Interviwer Program Doktor Luar Negeri pada Ditjen DBK (2018-2020), Anggota dan Pengurus HIPIIS (2018-2022).