PBAK FAKULTAS PSIKOLOGI: Mahasiswa Baru Antusias Ikut Psikotes

Pelaksanaan psikotes bagi mahasiswa baru Fakultas Psikologi di salah satu ruang kuliah, Jumat, 23 Agustus 2019.

Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki cara tersendiri untuk mendesain program Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang efektif dan bermanfaat bagi mahasiswa baru tahun 2019. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan menempuh psikotes sebelum mengiktui perkuliahan yang dimulai tanggal 2 September 2019.

Psikotes ini dilakukan   secara serentak  pada hari  Jumat, 23 Agustus 2019 di Fakultas Psikologi. Acara ini diikuti 174 mahasiswa baru dan  melibatkan lima orang dosen serta beberapa mahasiswa panitia PBAK.

“Psikotes ini merupakan upaya untuk melakukan identifikasi awal tentang profil, bakat, dan minat mahasiswa baru. Data dari psikotes ini akan digunakan oleh dosen Penasihat Akademik (PA) dan dosen lainnya dalam proses belajar mengajar di kelas serta pemberian layanan kepada mahasiswa”, ucap Zahrotun Nihayah.

Dengan demikian, tambahnya, para dosen bisa merencanakan program untuk pengembangan potensi akademik, bakat, dan minat mahasiswa sejak awal. “Semoga dengan data dan informasi yang diperoleh dari psikotes ini program pembinaan mahasiswa Fakultas Psikologi lebih tearah dan tepat sasaran. Model ini ke depan bisa diterapkan di fakultas lain, bekerjasama dengan Pusat Layanan Psikologi”.

Secara terpisah, Yunita Faela Nisa Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama mengatakan mahasiswa baru sangat antusias mengikuti psikotes.

“Sejak pagi mereka sudah hadir di kampus dan bersiap-siap mengikuti psikotes”, ungkapnya.

Lebih lanjut Yunita menjelaskan aspek yang diukur melalui psikotes ini adalah potensi kecerdasan umum, logika aritmatika, kepribadian dan deskripsi diri mahasiswa. Sedangkan tester yang terlibat adalah para dosen dan dibantu oleh para mahasiswa panitia PBAK Fakultas Psikologi.

“Atas nama panitia PBAK tingkat fakultas,kami menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan panitia yang telah bersedia menyelenggarakan psikotes hari ini”, ucap Yunita mengakhiri pembicaraan seputar psikotes tersebut.  (BS)