DUBES RI UNTUK MESIR DAN REKTOR UIN JAKARTA LUNCURKAN PROGRAM LAYANAN PSIKOLOGI BAGI MASISIR

COVID-19 telah mengubah seluruh aspek kehidupan dunia dan berdampak terhadap kondisi fisik dan psikologi manusia. Menyadari pentingnya strategi pengendalian dan kesejahteraan psikologi bagi para mahasiswa dan pelajar di Indonesia, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir dan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Program Layanan Konseling dan Konsultasi Psikologi untuk Masisir (PL2KPM). Masisir adalah akronim dari Mahasiswa Indonesia di Mesir.

Program tersebut diluncurkan pada pukul hari Senin, 29 Juni 2020, pukul 14.00 Waktu Cairo atau 19.00 WIB oleh Helmy Fauzy Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir dan Prof. Dr. Amany Burhanuddin Lubis, MA Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini terselanggara atas kerjasama KBRI Mesir, Fakultas Psikologi UIN Jakarta, dan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Cairo.

Turut mendampingi acara peluncuran ini adalah Dr. Usman Syihab Atdikbud KBRI Mesir, Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si Dekan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan para konselor atau psikolog dari Pusat Layanan Psikologi (PLP) Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Acara yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh para mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Mesir, utamanya di Universitas Al-Azhar.

Usman Syihab Atdikbud KBRI Mesir selaku ketua panitia mengatakan Program Layanan Konseling Dan Konsultasi Psikologi Untuk Masisir (PL2KPM) ini digagas bersama Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tujuan utama program ini adalah untuk membantu mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Mesir atau Masisir dalam mengatasi persoalan-persoalan belajar dan hidup mereka akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, tambah Usman Syihab, program ini juga untuk membantu mahasiswa menyelesaikan hambatan-hambatan psikologis yang berdampak negatif terhadap prestasi akademik mereka, pasca masa Covid-19. Dengan adanya program ini, diharapkan prosentase kesuksesan dan prestasi akademik Masisir dapat lebih meningkat

Helmy Fauzy Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir menyampaikan sambutan dalam acara peluncuran PL2KPM, Senin, 29 Juni 2020.

Helmy Fauzi Duta Besar KBRI di Mesir mengatakan saat ini mahasiswa Indonesia di Mesir berjumlah 8.000 orang. Mereka datang dari keluarga stratifikasi ekonomi-sosial bawah di lingkungan santri di pedesan dan perkotaan. Mayoritas mereka menuntut ilmu agama di Universitas al-Azhar.

“Mereka ini memerlukan kemampuan untuk beradaptasi hidup di luar negeri, kemampuan untuk dapat belajar dengan baik dan kemampuan untuk menghadapi persoalan-persoalan hidup yang berdampak negatif kepada cara belajar dan kesuksesan studi mereka”, ucap Helmy Fauzi.

Sejak Cairo lockdown pada pertengan Maret lalu, tambahnya, banyak di antara mereka menghadapi berbagai persoalan yang terkait dengan ekonomi, kesulitan proses belajar, juga ketakutan mereka terhadap pandemi Covid-19 yang sampai hari ini masih mengancam dan menakutkan.

Lebih lanjut Dubes RI untuk Mesir mengatakan KBRI telah berusaha untuk mengamankan mereka dari Pandemi Cavid-19 dengan memberikan berbagai penyuluhan dan himbauan, dengan memberikan bantuan logistik (sembako), vitamin, dan alat-alat kesehatan berupa masker dan APD.

Selain itu, tambah Dubes, KBRI pada tanggal 10 Juni lalu telah meluncurkan program Layanan Konsultasi Kesehatan Online dengan tim medis yang terdiri dari 4 orang dokter Masisir yang sehari-hari memberikan konsultasi kesehatan bagi Masisir dan memantau kesehatan mereka terutama yang terkait dengan penyakit-penyakit yang dikhawatirkan mengarak kepada Covid-19.

Sementara itu Amany Burhanuddin Lubis Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan program layanan konseling ini merupakan kegiatan kemanusiaan dan merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Prof. Dr. Amany Lubis, MA Rektor UIN Syarif Hidayatullah memberikan kata sambutan dalam acara peluncuran PL2KPM. Acara ini merupakan program kemanusiaan yang perlu didukung oleh semua pihak.

“UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berkomitmen melakukan kegiatan kemanusiaan untuk menangani mereka yang tedampak pandemi Covid-19, baik di dalam negeri maupun luar negeri”, ucap Prof. Amany Lubis yang empat hari lalu diberi pengakuan oleh Al-Azhar, sebagai salah seorang dari para ulama produk dan kebanggaan Al-Azhar.

Menurut Zahrotun Nihayah Dekan Fakultas Psikologi, terdapat dua program yang diberikan kepada Masisir. Yaitu KOPI atau Konsultasi Psikologi dan VOCAL (Vidio for Counseling). Program ini ditangani oleh para konselor dan psikolog di bawah koordinasi Pusat Layanan Psikologi (PLP) UIN Jakarta. Waktu layanan diberikan dua hari dalam seminggu, yaitu Selasa dan Kamis dengan.

“Bagi Masisir yang akan memanfaatkan layanan PL2KPM, dapat mengakses google form untuk layanan Kopi dan Vocal pada link ini https://bit.ly/telekonselingmasisir’, ucap Zahrotun Nihayah.

Selain peluncuran PL2KPM, pada kesempatan tersebut juga diadakan Seminar tentang Agama dan Kesehatan Mental untuk Meningkatkan Strategi Pengendalian dan Kesejahteraan Psikologis Selama Masa Covid-19. Seminar ini melibatkan tiga Nara sumber, yaitu Bambang Suryadi, Yunita Faela Nisa, dan Yufi Adriani.

Silakan saksikan acara peluncuran di link youtube: