Keunggulan dan Kompetensi Psikologi menurut al-Quran dan Hadis

Dalam kesempatan kunjungannya ke Indonesia, intelektual muslim Yaman, Dr. Abdullah Abdu Attawab berkesempatan hadir ke Fakultas Psikologi UIN Jakarta untuk berbagi tentang “Keunggulan dan Kompetensi Psikologi menurut al-Quran dan Hadis”. Menurut Abdullah, al-Quran mengisyaratkan pergulatan psikologis dalam diri manusia, yakni kecenderungan pada kesenangan jasmani dan pada godaan-godaan kehidupan duniawi. Jadi, sangat alamiah jika terjadi pergulatan antara kebaikan dan keburukan, antara keutamaan dan kehinaan dan antara aspek material dan spiritual, dan manusia secara psikologis harus mampu menciptakan keselarasan di antara keduanya.

Abdullah Attawab juga menegaskan tentang potensi positif dan negatif dalam diri manusia. Pada hakikatnya potensi positif jauh lebih besar dari pada potensi negatif, hanya saja daya tarik keburukan lebih kuat dibanding daya tarik kebaikan. Potensi positif dan negatif manusia ini diantaranya diungkap pada Surat al-Tin ayat 5, “bahwa manusia diciptakan dalam bentuk dan keadaan yang sebaik-baiknya dan pada Surat al-Isra’ ayat 170 “manusia dimuliakan oleh Allah dibandingkan dengan kebanyakan makhluk-makhluk yang lain.

Kehadiran intelektual islam ini telah memberikan pencerahan bagi para civitas akademika Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Dari beliau, Fakultas Psikologi yang saat ini tengah mengembangkan integrasi antara Islam dan Psikologi mendapatkan banyak titik hubungan yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum di Psikologi UIN Jakarta, dan menjadikan Fakultas Psikologi, berbeda dengan Fakultas lainnya di berbagai Universitas di Indonesia.